oleh

Lalu Lintas Berangsur Normal Setelah Banjir Rendam Pantura Kota Pasuruan Surut

Pasuruan – Banjir di Jalan Ir H Juanda Kota Pasuruan surut. Jalur Pantura Kota Pasuruan kembali bisa dilalui setelah Banjir setinggi 20-30 cm merendam Jalan Raya Ir Juanda sejak Minggu (7/3) malam.

“Sudah bisa dilalui. Tapi mohon pengendara tetap hati-hati karena masih banyak lumpur,” kata Kasi Pencegahan dan Penanggulangan BPBD Kota Pasuruan, Catur Aldoko, Senin (8/3/2021).

Banjir merendam Jalan Raya Ir Juanda akibat luapan Sungai Petung. Banjir terparah di jalan sekitar Jembatan Buk Wedi.

“Setelah surut dini hari, kami berusaha membersihkan lumpur di atas jembatan. Sangat tebal lumpurnya. Kami usahakan agar segera bisa dilalui,” terang Aldoko.

Selain lumpur tebal di atas jembatan, lumpur juga memenuhi sepanjang jalan yang terendam Banjir Pasuruan. Saat ini kondisi jalan masih licin sehingga pengendara diminta waspada.

Baca Juga  Peringatan Cuaca Ekstrem Waspada Longsor dan Banjir Dari BMKG Banyuwangi

“Yang kami bersihkan tadi malam yang di jembatan. Setelah itu para petugas istirahat. Mungkin nanti dilanjutkan lagi pembersihan,” pungkas Catur.

Sebelumnya Banjir di jalur pantura akibat luapan Sungai Petung karena hujan lebat sejak Minggu siang. Air Sungai Petung meluap merendam Jembatan Buk Wedi dan meluber ke sisi barat dan timur. Ketinggian Banjir di Pasuruan setinggi 20-30 cm.

Baca Juga  Meruntuhkan Doxa Takdir Tuhan dan Menggugat Keadilan Sosial Bencana Banjir

Akibatnya lalu-lintas jurusan Surabaya-Probolinggo terganggu. Petugas mengalihkan arus. Kendaraan dari arah timur atau Probolinggo dialihkan ke Jalur Lingkar Selatan (JLS) melalui Pertigaan Blandongan. Sementara dari barat atau Surabaya diarahkan ke dalam kota melewati Jalan Pahlawan kemudian dimasukkan ke JLS. (*/cr4)

 

Sumber : news.detik.com

News Feed