oleh

Puskesmas Medokan Ayu Surabaya Rutin Melakukan Sterilisasi Area

SURABAYA – Setelah meninggalnya, Alil Arof, supir ambulance di Puskesmas Medokan Ayu Surabaya, Selasa 6 Oktober 2020, pukul 14.00 WIB, akibat terpapar Covid-19, puskesmas rutin melakukan sterilisasi area.

Kepala Puskesmas Medokan Ayu Surabaya, drg Siti Januarsih membenarkan hal tersebut, sekaligus mengimbau kepada seluruh petugas agar tetap patuh menjalankan protokol kesehatan.

“Kita juga rutin melakukan seterilisasi puskesmas. Karena kita ingin memberikan rasa aman kepada petugas kita. Selain Alil Arof, sebelumnya pada Juni lalu, ada bidan kami yang meninggal akibat Covid-19,” ucap Siti seperti dikutip petisi.co, grup siberindo.co.

Baca Juga  FEB Unesa Gelar SENIMA VI dan Hadirkan Sandiaga Uno di HUT Jurusan Manajemen ke-14

Siti juga menceritakan sedikit kenangannya menjalani tugas di satu tempat yang sama dengan almarhum Arof. Arof yang meninggal di usia 43 tahun itu merupakan pribadi yang humoris dan gampang bergaul dengan orang. Tak ayal hal itu membuatnya dikenal oleh banyak orang.

Almarhum sendiri telah menjalani tugas sebagai sopir ambulance di Puskesmas Medokan Ayu selama 11 tahun. Sebelum meninggal, almarhum juga sempat menjalani masa perawatan selama 12 di Rumah Sakit Soewandi Surabaya.

Baca Juga  Polda Jatim Ungkap Pelaku Penipuan Penerimaan Taruna Akpol 2021

Di tanggal 22 September 2020, Arof sempat mengeluhkan sakit di bagian tenggorokan dan mengalami demam, kemudian yang bersangkutan langsung melakukan tes swab di Puskesmas Medokan Ayu Surabaya. Tiga hari berselang atau tepatnya di tanggal 25 September 2020, hasil tes swab milik almarhum keluar dengan status positif Covid-19.

“Waktu hasil swab keluar, almarhum dibawa ke RS Soewandi untuk menjalani perawatan karena almarhum ini juga ada penyakit penyerta asma dan hipertensi,” tambah Siti, Rabu (7/10/2020).

Baca Juga  Antisipasi Varian Omicron, Polda Jatim Laksanakan Giat Patroli KRYD

Sedangkan tugas sehari-hari almarhum sebagai sopir ambulance, yaitu mengantarkan pasien rujukan ke rumah sakit.

“Tugasnya almarhum ini merujuk pasien ke rumah sakit. Itupun kadang dibantu petugas yang lain untuk nyupir. Kita juga bekali dengan APD,” terangnya. (nan/petisi.co)

News Feed