oleh

Hujan Deras di Lamongan, Polsek Tikung Selamatkan Warga Tertimpa Pohon Tumbang

LAMONGAN, Jatimsiberindo.co – Guyuran hujan lebat disertai angin kencang di Kecamatan Tikung, Lamongan, pada Selasa sore (5/11/2025), nyaris merenggut nyawa seorang pengendara. Dalam situasi genting itu, aparat Polsek Tikung bergerak cepat mengevakuasi korban yang tertimpa pohon tumbang di tengah jalan desa.

Sore itu, suasana jalanan di wilayah Tikung mendadak mencekam. M. Saifudin (43), warga Desa Tugu, Kecamatan Mantup, yang tengah melintas dengan sepeda motornya, tak sempat menghindar ketika sebuah pohon besar roboh menimpanya. Derasnya hujan dan angin membuat pandangan terbatas. Ia terjatuh bersama motornya, sementara batang pohon menutup seluruh badan jalan.

Beruntung, warga sekitar segera bergerak memberi pertolongan. Tak lama kemudian, tim dari Polsek Tikung tiba di lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Kapolsek Tikung, AKP Anang Purwo Widodo, memimpin langsung proses evakuasi bersama sejumlah personel. “Kami bergerak cepat untuk menolong korban dan membuka akses jalan. Korban dalam keadaan sadar, hanya mengalami luka lecet, namun motornya rusak berat,” kata Anang.

Hujan yang belum reda tidak menyurutkan semangat aparat dan warga dalam menyingkirkan batang pohon. Menggunakan alat seadanya, mereka bahu-membahu membersihkan jalan dari ranting dan batang yang menutup arus lalu lintas. Dalam waktu kurang dari satu jam, jalur utama kembali bisa dilalui kendaraan. Aksi tanggap tersebut mendapat apresiasi dari warga yang menilai aparat hadir tepat waktu ketika situasi darurat terjadi.

Insiden ini menambah daftar kejadian akibat cuaca ekstrem di Lamongan dalam sepekan terakhir. BMKG sebelumnya telah mengingatkan potensi angin kencang dan hujan deras di sejumlah wilayah Jawa Timur, termasuk Lamongan. Sejumlah pohon tua di pinggir jalan kini menjadi perhatian karena rawan tumbang dan membahayakan pengguna jalan.

AKP Anang mengimbau warga agar lebih waspada terhadap kondisi lingkungan sekitar, terutama di musim peralihan seperti saat ini. Ia juga mendorong masyarakat melaporkan pohon yang tampak rapuh atau miring agar segera ditangani pihak berwenang. “Jangan menunggu sampai terjadi korban. Keselamatan harus menjadi prioritas bersama,” ujarnya.

Selain imbauan kewaspadaan, Kapolsek juga menekankan pentingnya kerja sama antara aparat dan masyarakat dalam menghadapi situasi bencana kecil. Ia mencontohkan bagaimana sinergi cepat antara polisi dan warga mampu meminimalkan dampak dan mencegah korban jiwa.

Aksi cepat petugas Polsek Tikung menjadi cermin kesiapsiagaan aparat di tengah cuaca ekstrem yang melanda Lamongan. Ketika musim hujan mulai intens, kewaspadaan dan solidaritas warga menjadi kunci utama untuk mencegah peristiwa serupa. “Kami berharap masyarakat tetap berhati-hati dan segera melapor bila menemukan potensi bahaya di sekitar,” pungkas AKP Anang Purwo Widodo.

News Feed