oleh

Diduga Oknum Dosen Perempuan Arogan dan Main Ancam di Kampus Poltera Sampang, ini Penjelasan Humas

SAMPANG – Oknum Arogan dan main ancam terhadap Mahasiswa Politekhnik Negeri Madura (Poltera) di Sampang Madura Jawa Timur diduga Dosen berjenis kelamin perempuan

Gambaran tersebut didapat dari penulusuran reporter RB senin 5/10 terhadap kontak person percakapan maupun voicemail melalui WhatsApp (WA) yang digunakan

Dalam percakapan WA dengan Mahasiswa yang mempertanyakan pelaksanaan Wisuda secara virtual itu, oknum yang diduga Dosen perempuan tersebut mengancam akan menahan ijazah mahasiswa yang mempertanyakan Wisuda virtual

Sedangkan dalam pembicaraan voicemail melalui WA mengancam akan memberikan nilai E kepada Mahasiswa satu kelas bila ada 1Mahasiswa pun yang berani protes

Baca Juga  DD Tahun 2021 Tahap Pertama 424 Desa Telah Masuk RKD, 37 Proses KPPN

Sikap arogan dan main ancam oknum yang diduga Dosen perempuan ini membuat tidak nyaman salah satu keluarga dari Mahasiswa yang mengikuti Wisuda secara virtual sabtu 26/9

Saat itu YN keluarga Mahasiswa yang tidak mau disebutkan namanya menganggap oknum diduga Dosen perempuan itu menjadi pemicu memanasnya situasi
“Seharusnya pihak Poltera menindaklañjuti dan mencari tahu pemicu memanasnya konflik di Poltera, bukan melakukan pembenaran dan mencari Mahasiswa yang dianggap membocorkan informasi,” ujar YN waktu itu

Baca Juga  Walikota Mojokerto Membuka Bazar Murah UMKM yang Menyediakan Produk Unggulan

Menurutnya cara membungkam Mahasiswa seperti yang dilakukan oknum diduga Dosen perempuan itu sudah bukan jamannya lagi

Justru seharusnya memberikan pencerahan terbangunnya sistem Demokrasi dikampus dengan mendorong keberanian serta sikap kritis yang konstruktif kepada Mahasiswa, bukan membelenggu dengan menciptakan arogansi dan main ancam

Menanggapi adanya oknum yang bersikap arogan dan main ancam, dalam penjelasan terakhirnya melalui WA kamis 1/10 Humas Poltera Taufik Hidayat menegaskan Poltera selalu memberi ruang kepada Mahasiswa untuk menyampaikan pendapat

Baca Juga  Pameran Tosan Aji Magetan Jilid II "Joyo Jayaning Nuswantoro"

Dijelaskan di Poltera ada Badan Eksekutif Mahasiswa, ada Himpunan Mahasiswa Jurusan

Jadi banyak saluran untuk menyampaikan aspirasinya dan jika ada bukti silahkan dilaporkan bahkan kontak person yang dimiliki selalu aktif 24 jam untuk merespon cepat aspirasi yang dilakukan

Sampai saat ini belum ada keberatan dan laporan yang diterima Poltera

Disinggung terkait ancaman penahanan ijazah dijelaskan juga sebelumnya bahwa oknum siapapun tidak mempunyai kewenangan menahan ijazah Mahasiswa, sebab ijazah akan diserahkan oleh Bagian Akademik bukan Dosen.

(Zainul/Her/RadarBangsa.co.id)

News Feed