MAGETAN | INTIJATIM.ID – Menjelang perpindahan tugasnya sebagai Kapolres Mojokerto, Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, menggelar safari silaturahmi untuk berpamitan dan memohon doa restu kepada sejumlah ulama serta tokoh agama di Kabupaten Magetan, Sabtu (5/9/2026).
Safari diawali dengan kunjungan ke Kediaman Ketua MUI Kabupaten Magetan KH Ahmad Fathoni di Pondok Pesantren Darul Ulum, Kecamatan Poncol. Rombongan kemudian melanjutkan silaturahmi ke Pondok Pesantren Baitul Ulum Al Islam, Puntukdoro, Kecamatan Plaosan, yang disambut langsung oleh Ketua Yayasan Ustad Yuli bersama para pengasuh pesantren.
AKBP Raden Erik menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas sinergitas yang terjalin erat antara kepolisian dan para ulama dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama ia bertugas di Magetan.
“Terima kasih kepada MUI, para ulama, dan seluruh tokoh agama atas dukungan serta kolaborasinya selama ini. Peran ulama sangat vital dalam menjaga situasi Magetan tetap kondusif. Kunjungan ini sekaligus ajang pamitan karena saya akan mengemban amanah baru sebagai Kapolres Mojokerto. Kami mohon doa agar diberikan kelancaran dan keberkahan di tempat tugas yang baru,” ujar AKBP Raden Erik.
Ia juga berharap tali silaturahmi dan hubungan harmonis antara ulama serta jajaran Polres Magetan dapat terus berlanjut di bawah kepemimpinan Kapolres yang baru.
Menanggapi hal tersebut, Ketua MUI Magetan KH Ahmad Fathoni mengapresiasi pengabdian Kapolres dan memberikan doa terbaik atas promosi jabatan yang diraihnya.
“Kami keluarga besar Ponpes Darul Ulum dan MUI Magetan turut bersyukur dan mengucapkan selamat atas promosi Bapak Kapolres sebagai Kapolres Mojokerto. Semoga kariernya semakin cemerlang, penuh keberkahan, dan tentu jangan melupakan Magetan,” ungkapnya.
Dukungan senada disampaikan oleh Ustad Yuli. Ia mendoakan agar AKBP Raden Erik beserta keluarga senantiasa diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam menjalankan amanah barunya,” jelasnya.
Pertemuan hangat tersebut menegaskan kuatnya kolaborasi antara ulama dan umaro di Magetan, sekaligus menjadi bekal spiritual penting bagi AKBP Raden Erik sebelum resmi mengemban tugas kepemimpinan di Polres Mojokerto. (Rend)










