oleh

Jurnalis dan Influencer Kediri Ikuti Diskusi Perspektif Hukum

FOTO : Anggota Komisi A DPRD Kota Kediri, Reza Darmawan menyampaikan materi kepada sejumlah peserta.(dok)

.
KEDIRI- Ditengah berkembangnya era digitalisasi dan informasi di masyarakat,  puluhan Jurnalis dan Influencer Kediri, Jawa Timur, mengikuti Diskusi Perspektif Hukum bersama Aggota DPRD Kota Kediri, Sabtu (5/6/2021).
.
Kegiatan yang diselenggarakan di Ewok Caffe, dihadiri puluhan peserta baik dari Wartawan yang tergabung di Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia  (IJTI) Korda Kediri dan Influencer pengiat media sosial, dengan narasumber Anggota Komisi A DPRD Kota Kediri, Reza Darmawan SE, MM dan Dr. Prilani M.Si, selaku akademi. Adapun tema yang dikemas, yakni ” Acara Komunikasi Anggota DPRD Kota Kediri dengan Masyarakat”.
.
Selama acara berlangsung, panitia menerapkan protokol kesehatan yakni mengenakan masker, membasuh tangan dengan sabun dan handsinitizer, serta menjaga jarak sebagai upaya mencegah penyebaran Covid 19.
.
Saat ditemui tim jybmedia, Anggota Komisi A DPRD Kota Kediri, Reza Darmawan, menjelaskan, pihaknya mengandeng Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Kediri, bahwa kegiatan bersama seputar berkembangnya era digitalisasi dan informasi di masyarakat mengenai aspek sisi hukum antara Jurnalis dan Influencer.
.
” Materi pembahasan, seputar kesetaraan antara Jurnalis dan Influencer atau pengiat sosial media mempunyai kualitas dan kemampuan yang sama, untuk memberikan informasi yang tepat dan benar kepada masyarakat. Tujuanya, agar tidak timbul sebuah keraguan dalam mendapatkan berita ataupun informasi,” ungkapnya.
.
” Kemudian adanya sebuah kesepakatan antara Jurnalis dan Influencer untuk membuat sebuah forum diskusi bersama yang akan digelar, dengan tujuan meningkatkan mutu dan kualitas sebuah berita dan informasi kepada masyarakat” imbuhnya.
.
Politisi yang akrab disapa Bung Reza juga menambahkan, sebagai Wakil Rakyat, pihaknya mengapresiasi karya yang dihasilkan baik Jurnalis maupun Influencer. Karena, selama ini memberikan hal yang positif. Dan, forum diskusi ini sangatlah tepat untuk saling bertukar pikiran. Terlebih lagi, rekan- rekan Jurnalis yang ahlinya dalam memberikan sebuah berita, dengan bisa menyajikan informasi menarik secara data dan faktual kepada masyarakat.
.
” Berkaitan dengan hal itu, beberapa pekan lalu santer perihal harga nasi pecel menjadi pembelajaran bagi kita semua, agar bijak dalam bersosial media dan jangan langsung menangapi sebuah isu. Perlu dikaji, benar atau tidak yang bisa berakibat kegaduhan ditengah masyarakat, serta menjadi teguran kepada semua, juga harus cakap dan paham dalam mengelola berita atau informasi yang benar kepada masyarakat” pungkasnya.
.
Sementara, dilokasi yang sama, Roma Duwi Juliandi, menambahkan, bersama anggota DPRD Kota Kediri, Reza Darmawan, menggelar kegiatan bersama yang bertujuan, mencari solusi terbaik antara Jurnalis dengan Influencer atau pengiat media sosial. Karena, perkembangan zaman yang tidak bisa dipungkiri harus beriringan. Tidak bisa dipungkiri, dua aspek baik itu, Jurnalis dan Influencer dibutuhkan dan digunakan jasanya oleh masyarakat, untuk mendapat akses berita dan informasi terkini.
.
” Tadi, narasumber juga telah memberikan pemahaman dan aturan hukum mengenai Influencer yang mengutip sebuah berita karya dari Jurnalis, hingga menjadi pemahaman kita bersama bahwa jika menyebarkan sebuah berita dan informasi harus sesuai dengan aturan yang telah tertuang dalam sebuah bentuk peraturan resmi yang telah dikeluarkan oleh pemerintah” harapnya.
.
” Kami berharap sinergi antara IJTI dan DPRD Kota Kediri bisa memperoleh payung hukum terkait penyebaran berita dan informasi kepada masyarakat” pungkasnya.(ary/jyb)
Baca Juga  5 Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Magetan

News Feed