Surabaya – Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Candra menegaskan warga jangan mudah percaya terhadap berita yang dikirim secara berantai baik di media sosial maupun di pesan chatting.
Hal itu menyusul informasi yang diterima beberapa warga terkait Razia STNK Dimulai Besok, Pemda, Dishub kerja sama dengan Polri menggelar razia pajak STNK mobil & motor.
Pesan berantai di WhatsApp terkait informasi razia gabungan seperti ini.
RAZIA STNK Dimulai Besok,Nih Jadwalnya :
Pemda, Dishub kerja sama dengan Polri menggelar razia pajak STNK mobil & motor.
————————————
Bagi kendaraan yang telat bayar pajak.
Berdasarkan data, ada ratusan ribu motor dan mobil yang belum bayar pajak yang masih menggunakan pelat lama.
Bagi kendaraan yang telat bayar pajak 3 tahun atau lebih akan langsung dikandangin.
Dan bayar derek serta bayar parkir SEHARI Rp 400 ribu.
Berikut jadwal jam dan tempat razianya. Info dari grup WA kiriman dari Bhayangkara polri
——————————–
1.pagi *10:00-12:00*
2.siang *15:00 – 17:00*
3.malam *22:00 – 24:00*
Dan dilanjutkan kembali dari Jam *03:00 – 05:00* wib.
Razia zebra gabungan dengan polres se-indonesia.
Lengkapi surat2 kendaraan anda. Mhn ditertibkan atribut2 TNI/Polri yg terpasang di kendaraan anda. Dan yang terakhir tetap patuhi dan perhatikan Himbauan Serta protokol PSBB.
*kenyamanan berkendara untuk keselamatan kita bersama*
Menurut AKBP Teddy, Berani mengatakan hoax karena belum menerima surat resmi dari Dispenda. Makanya saya katakan hoax.
“Tidak ada, informasi itu hoax,” tegas AKBP Teddy melalui pesan Whatsapp saat dikonfirmasi kebenaran informasi tersebut, Minggu (04/10/2020) siang, yang sudah diberitakan Beritabangsa.com, (Umar)










