Magetan | jatim.siberindo.co – Gerakan Pramuka Kabupaten Magetan resmi memulai babak baru. Bertempat di Pendopo Surya Graha, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti membuka secara resmi Musyawarah Cabang (Muscab) Pramuka Tahun 2026, pada Rabu (4/2/2026).
Membawa tajuk “Transformasi, Akselerasi, Inovasi”, Muscab kali ini bukan sekadar agenda rutin lima tahunan. Forum tertinggi Pramuka tingkat kabupaten ini diproyeksikan menjadi kompas penentu arah kebijakan organisasi untuk setengah dekade ke depan.
Dalam sambutannya, Bupati Nanik yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Magetan, menegaskan bahwa Pramuka harus bertransformasi dari sekadar kegiatan ekstrakurikuler menjadi motor penggerak karakter bangsa.
”Pramuka adalah wahana pembinaan mental dan kepemimpinan. Saya berharap Muscab ini melahirkan program yang adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman agar kita bisa mencetak generasi yang tangguh dan berintegritas,” tegasnya.
Bupati Nanik juga mendorong Kwartir Cabang (Kwarcab) untuk lebih berani berinovasi, terutama dalam kegiatan sosial yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan Magetan,” ungkapnya.
Kehadiran Sekretaris Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Timur, Bambang Suyanto, menambah bobot strategis pertemuan ini. Ia menekankan agar Pramuka Magetan selaras dengan prioritas pembangunan nasional, salah satunya dalam isu ketahanan pangan.
”Gerakan Pramuka punya potensi besar untuk mendukung program pemerintah. Mulai dari edukasi kemandirian pangan hingga pengelolaan lahan produktif oleh anggota muda,” jelas Bambang.
Melalui Muscab ini, Gerakan Pramuka Magetan diharapkan mampu menjadi organisasi yang lebih solid dan menjadi garda terdepan dalam membina generasi muda yang tidak hanya mandiri secara pribadi, tetapi juga peduli terhadap sesama. (Rend)










