LAMONGAN, Jatimsiberindo.co – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, resmi menggelar grand opening gerai sembako pada Senin (3/11/2025) pukul 08.00 WIB. Acara ini berlangsung di lokasi strategis dekat kantor Bumdes Desa Tambakrigadung dan dihadiri oleh camat, kapolsek, kepala desa, tokoh masyarakat, anggota BPD, LPM, serta warga, menandai langkah awal pemberdayaan ekonomi lokal melalui koperasi yang dikelola secara profesional.
Ketua KMP Tambakrigadung, Drs. Janadi MM, menyampaikan bahwa pembukaan gerai bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen nyata untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok sekaligus memperkuat perekonomian desa. “Grand Opening KMP ini menandai komitmen kami untuk melaksanakan kegiatan koperasi dengan sebaik-baiknya. Keanggotaan meliputi Ketua RT, RW, dan penggerak PKK. Kami berharap gerai ini dapat menjaring anggota yang banyak, serta menyediakan layanan sembako, penjaminan modal, apotek, hingga pupuk sesuai arahan pusat,” ujarnya.
Kepala Desa Tambakrigadung, Takim, menekankan bahwa keberhasilan koperasi bergantung pada partisipasi warga. Menurutnya, gerai ini harus menjadi pilot project bagi KMP lain di Lamongan. “Gerai sembako KMP ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi desa lain. Mari kita dukung bersama agar koperasi ini berjalan lancar dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat. Tanpa partisipasi warga, koperasi tidak bisa maju,” jelas Takim.
Didik Fathul Qorib, Sp.d, mewakili Direktur Perekonomian Yayasan Pondok Sunan Drajat sebagai mitra KMP, menambahkan bahwa KDMP Tambakrigadung menjadi salah satu dari dua gerai baru yang diresmikan, bersama KMP Desa Guminingrejo. “Alhamdulillah, hari ini kami meresmikan dua gerai sekaligus. Harga produk di sini akan lebih murah dibandingkan pasar lain. Saat ini fokus pada grosir, dan ke depan akan dikembangkan untuk eceran. Bagi anggota yang ingin memasarkan produknya, akan ada seleksi kelayakan agar kualitas tetap terjaga. Ini juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga setempat,” ujarnya.
Camat Tikung, H. Sujirman Sholeh S.E M.M, menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat agar koperasi tumbuh dan memberikan manfaat maksimal. “Maju dan berkembangnya koperasi tergantung dari anggotanya. Koperasi adalah soko guru perekonomian desa, tidak bisa berdiri sendiri. Terima kasih kepada Tim Ekonomi Pondok Sunan Drajat atas dukungannya. Mari kita hilangkan ego sektoral dan saling mendukung,” kata Sujirman.
Kapolsek Tikung, AKP Anang Purwo Widodo S.H, menekankan peran koperasi dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus membantu kebutuhan warga. “Keberadaan gerai sembako seperti ini sangat positif. Selain memenuhi kebutuhan sehari-hari warga dengan harga terjangkau, koperasi juga menjadi sarana edukasi ekonomi bagi masyarakat. Kami dari kepolisian siap mendukung agar kegiatan ini berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Gerai sembako KDMP Tambakrigadung diharapkan menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok yang terjangkau sekaligus wadah pemberdayaan ekonomi lokal. Dengan dukungan pemerintah desa, kolaborasi dengan Yayasan Pondok Sunan Drajat, dan partisipasi aktif warga, koperasi ini berpotensi meningkatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan sehari-hari, membuka peluang usaha, serta memperkuat struktur ekonomi desa.
Kehadiran gerai ini diharapkan menjadi model yang dapat direplikasi di desa lain, mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menjadikan koperasi sebagai pilar penting pembangunan ekonomi di Lamongan.










