SAMPANG – Polemik terkait diduga ada Dosen Arogan dan main ancam disikapi oleh Humas Politekhnik Negeri Madura (Poltera)
Menurut Taufik Hidayat kamis 1/10, Poltera selalu memberi ruang kepada mahasiswa untuk menyampaikan pendapat
“Di Poltera ada Badan Eksekutif Mahasiswa, ada Himpunan Mahasiswa Jurusan, jadi banyak saluran bagi Mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya,” ujar Taufik Hidayat
Ia menegaskan jika ada temuan dan bukti silahkan di laporkan, bahkan 24 jam media komunikasi WA selalu aktif dan merespon cepat aspirasi yang disampaikan
Sebelumnya keluarga salah satu mahasiswa Poltera tidak terima dengan sikap arogan diduga oknum Dosen Poltera yang arogan dan mengancam Mahasiswa karena mempertanyakan pelaksanaan Wisuda virtual
Dalam ancaman melalui percakapan pribadi WhatsApp diduga oknum Dosen itu akan menahan ijazah Mahasiswa yang protes
Sedangkan ancaman melalui voicemail akan memberikan nilai E kepada Mahasiswa dalam 1 kelas jika ada 1 saja yang protes
Sikap tersebut dinilai telah mengkebiri dan membelenggu nilai Demokrasi bagi Mahasiswa yang cenderung mempunyai karakter kritis dan dinamis
YN keluarga Mahasiswa yang tidak mau disebutkan namanya akan menunggu respon dari pihak kampus atas tindakan yang menjadikan situasi di Poltera memanas
Selain itu Ia juga masih menunggu apakah sampai dengan batas waktu yang di tentukan masih ada ijazah Mahasiswa yang ditahan
Sebelumnya Poltera menggelar Wisuda secara virtual sabtu 26/9.
(Zainul/Her/RadarBangsa.co.id)










