LAMONGAN | siberindo.co – Antisipasi terjadinya antrian panjang di SPBU. Kapolres Lamongan AKBP Yakhob Silvana Delareskha S.I.K., M.Si mengerahkan seluruh personil mulai dari Anggota Polres Lamongan maupun Anggota Polsek Jajaran untuk melaksanakan pengamanan dan monitoring SPBU.
Kapolres Lamongan menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan perintah pimpinan dan juga merupakan tindakan preventif pihak kepolisian untuk mencegah antrian panjang di SPBU agar tidak mengganggu pengendara lainnya.
“Pengamanan yang kami laksanakan ini tidak hanya untuk melakukan pengamanan akan tetapi personel juga melakukan pengawasan dan monitoring kepada masyarakat yang melakukan pengisian BBM agar tetap mematuhi peraturan dalam melakukan pengisian BBM seperti tidak membeli secara berlebihan atau panic buying.” jelas AKBP Yakhob, pada Sabtu (3/9) sore.
Menurut dia, situasi di wilayah Lamongan terbilang aman dan kondusif, tidak ada antrian panjang baik di wilayah kota maupun di wilayah kecamatan-kecamatan. Meskipun begitu, kata dia, anggota tetap tidak lengah memantau kondisi di SPBU agar tetap terpantau aman dan tidak ada antrian panjang yang mengganggu.
“Wilayah SPBU Kemantren, SPBU Tanjung Kodok diwilayah Paciran sudah dijaga dan di patroli oleh Anggota Polsek Paciran dengan hasil kondusif. Begitupun di wilayah Sugio, Kedungpring, stok BBM pun aman tidak ada antrian dan antrian wajar semestinya,” terang Kapolres.
Kapolres mengungkapkan, tak hanya anggota Polri yang bergerak, dengan menggandeng TNI melaksanakan patroli bersama untuk pemantauan di SPBU wilayah Lamongan, didapati situasi di Lamongan kota terpantau kondusif untuk antrian dikarenakan pengisian BBM menggunakan aplikasi my Pertamina.
“Sementara ini anggota kami kerahkan terutama Polsek Jajaran untuk memantau SPBU di wilayah masing-masing. Diharapkan tidak ada panic buying dan tidak ada antrian yang panjang demi menjaga keamanan dan ketertiban,” tandasnya.
(SMSI)










