oleh

Warga Bangun Jembatan Darurat, Kini Mobilitas Warga Terdampak Longsor Pasuruan Normal

Pasuruan – Selain menghancurkan kandang sapi, longsor dan Banjir di Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan juga menyebabkan jembatan desa rusak. Kerusakan akses utama antardusun itu menyebabkan 33 kepala keluarga (KK) terisolasi.

Warga memutuskan membangun jembatan dari bambu. Akses warga mulai normal meski sifatnya darurat.

“Warga sudah membangun jembatan darurat dari bambu. Harapan saya bisa segera ada bantuan terutama jembatan diperbaiki (permanen),” kata Kades Andonosari, Akhmad Pujianto, Senin (1/3/2021).

Baca Juga  Persiapan Pelaksanaan Vaksinasi Serentak di Bangkalan

Kades menyatakan, longsor pada Hari Sabtu (27/2) pukul 16.00 WIB sebenarnya terjadi di 5 titik. Namun yang dampaknya parah menerjang kandang sapi dan merusak jembatan.

“Ada 5 titik longsor, yang pertama yang menimpa kandang sapi. Kemudian jembatan. Lalu ada badan jalan retak 10 sentimeter dengan panjang 35 meter, tinggi 5 meter. Selain itu ada di lokasi lain, badan jalan menyempit akibat longsor serta rumah warga roboh bagian belakang,” terang Pujianto.

Baca Juga  P4GN Rutan kalapas IIB Bangil bersinergitas dengan BNN Pasuruan

Pihaknya sudah melaporkan dan berkoordinasi dengan pihak kecamatan serta BPBD Kabupaten Pasuruan. Tak ada korban jiwa dalam longsor tersebut, namun kerugian mencapai puluhan juta Rupiah. (*/cr4)

 

Sumber : news.detik.com

News Feed