oleh

Ubah Balap Lari Liar Jadi Prestasi, Komunitas Playon Barat Gelar “SahuRun” Berhadiah Jutaan Rupiah ​

Magetan | jatim.siberindo.co – Fenomena balap lari liar di jalan raya yang telah meresahkan masyarakat, kini mendapatkan tandingan positif di Kabupaten Magetan. Alih-alih melakukan aksi ilegal, komunitas pemuda yang tergabung dalam Playon Barat memilih mengorganisir energi tersebut melalui ajang resmi bertajuk “SahuRun” Barat Ultra, Sabtu (28/2/2026) malam.

Mengambil momentum bulan suci Ramadan 1447 H, SahuRun memadukan disiplin olahraga dengan tradisi menunggu waktu sahur. Dimulai usai ibadah tarawih, para pelari berkompetisi di dua kategori menantang, yakni 6K dan 30K.

​Ketua Panitia, Bayu Prasetyo, menegaskan bahwa SahuRun hadir sebagai jawaban atas kegelisahan terhadap tren balap lari liar yang sempat viral di media sosial.

​”Tujuan utamanya adalah mewadahi para pegiat lari di Magetan agar tidak ada lagi lari liar. Kami ingin menciptakan kegiatan yang sehat dan positif,” ungkapnya.

​Berbeda dengan aksi liar yang membahayakan pengguna jalan, Bayu menyebut, SahuRun telah mengantongi izin resmi dan menerapkan standar keamanan ketat bagi seluruh peserta.

Baca Juga  Menanti Wajah Baru Sirkuit Suryo Magetan, Tantangan Eksekusi di Balik Dana Miliaran Rupiah

“Rencana ini sebenarnya sudah digagas sejak Desember tahun lalu, namun tahun ini bisa terlaksana,” jelas Bayu Prasetyo, (28/2).

​Tak hanya menawarkan kebugaran, panitia juga menyiapkan suntikan semangat berupa total hadiah senilai Rp6.000.000 bagi para pemenang di kategori putra dan putri. Juara satu mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp1.500.000, juara dua Rp1.000.000, dan juara tiga Rp500.000

Baca Juga  HPN 2023: Firdaus Kawal Ekspedisi Danau Toba 4-7 Februari

​Dengan adanya uang pembinaan, ajang ini diharapkan mampu menjaring bibit atlet lari baru dari wilayah Barat Magetan dan sekitarnya. “Jadi, selain dapat sehatnya, mereka juga bisa mengejar prestasi dan hadiah secara resmi,” pungkas Bayu. (Rend)

News Feed